Sunday, March 6, 2011

Nama Muhammad diterangkan dalam Kitab Weda dan Kitab Injil

Nama Muhammad dalam Kitab Suci Hindu ( Weda )

SURAT 35. FATHIR 24

إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ بِالْحَقِّ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَإِنْ مِنْ أُمَّةٍ إِلا خَلا فِيهَا نَذِيرٌ
Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umat pun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.
SURAT 33. AL AHZAB 40

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ
وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا
Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
SURAT 21. AL ANBYAA'107

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.
SURAT 34. SABA' 28
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلا كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ
Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.

Marilah kita bahas apa yang dikatakan dalam kitab suci hindu mengenai akan adanya nabi dan rosul Allah terakhir diramalkan sebagai Resi (Utusan Allah).
Muhammad diramalkan dalam bhavisa purana dlm pratisarag parv III, khand 3 adhyay3 shalokas 10-27;
Disana dikatakan MALECHA telah merusak tanah arab, ada musuh yg menjadi biang keladi kejahatan, saya akan mengutus orang yg bernama Muhammad untuk mengalahkan musuh dan untuk membimbing manusia. “Oh raja anda tidak usah pergi orang bodoh itu saya dengan anugerah ini akan mensucikan engkau” orang yg disebut dlm kitab ini datang kepada raja dan berkata “aryadharma akan tampil dimuka bumi ini “agama kebenaran” akan memimpin dunia ini, saya diutus oleh isyparmatma dan pengikut saya adalah mereka yg ada dilingkungan itu yg kepalanya tidak dikuncir, mereka akan memelihara jenggot dan akan mendengarkan wahyu ,mereka akan menghadiri panggilan sholat,mereka akan memakan apa saja kecuali daging babi,mereka tidak akan disucikan dengan tanaman semak/umbi-umbian tapi mereka akan disucikan di medan perang, mereka akan dipanggil “Musalaman” perantara kedamaian. Kepada siapakah ramalan ini merujuk..???
Nabi Muhammad telah diramalkan dlm banyak keterangan di bhavisa purana, saya tdk memberi secara sangat detail hanya sedikit saja. bhavisa purana parv III, khand 3 adhyay3 shalokas 5-8, bhavisa purana parv III, khand 1 adhyay3 shalokas 21-23.
Nabi Muhammad juga diramalkan dlm bnyak keterangan di kitab’; Atharvaveda Bk 20. Hymn 127 shalokas 1-14. Disana disebutkan dengan “KUNTUPSUKTAS” kuntup artinya cairan yg ada tersembunyi dalam perut, ini merujuk pada Nabi Muhammad akan terungkap kemudian (dalam kitab Hindu). Secara singkat diuraikan sbb:
1. Mantra pertama mengatakan bahwa dia akan disebut dengan “NARSANGSA”, dia akan disebut “KAURAMA”, dia akan dilindungi musuh yg berjumlah 60.090 orang. Mari kita bahas, NARSANGSA diambil dari kata NARS yg artinya “SEORANG UTUSAN” dan SANGSA yg artinya YANG TERPUJI , jd arti NARSANGSA adalah orang yang terpuji. Kenapa dlm ajaran hindu ada istilah NARSANGSA? Karena ada orang yg sangat pantas untuk mendapatkan pujian. Jika kita terjemahkan kata “MUHAMMAD” ke dlm bahasa inggris maka artinya orang yg sangat pantas mendapatkan pujian. Jadi NARSANGSA (dlm bahasa sansekerta) jika diterjemahkan ke dalam bahasa arab berarti MUHAMMAD. Lalu kata berikutnya adalah “KAURAMA”, salah satu artinya yaitu Pangeran Kedamaian, dan kita tahu bahwa Muhammad adalah pangeran kedamaian. Arti lain dari “KAURAMA” yaitu yang pindah, dan kita tahu bahwa Muhammad pindah dari Mekkah ke Madinah. Lalu ramalan lain mengatakan bahwa dia akan mengalahkan musuh yang berjumlah 60.090 orang, dan kita tahu bahwa saat itu jumlah penduduk kota mekkah tempat tinggal Muhammad yaitu 60.000 org.


2. Dia adalah Reshi (utusan Allah) yang naik unta. Jadi jelas bahwa utusan ini bukan dari India tmpt kitab ini berasal, krn tidak ada tokoh2 atau bangsawan dari india yg naik unta, karena disebutkan dalam Manusuriti Ch 11 V.202 ; “Brahma tidak boleh menaiki unta atau keledai “ jadi jelas tdk mungkin resi ini dari india dan bukan pula dari golongan brahmana yang lebih segalanya disbanding seorang Resi.
3. Dia adalah “MAMARESHI” (Resi Agung) . ini cocok dgn nabi agung kita Muhammad SAW.
4. Dia adalah WASHWEREDA “Rabb”(Sansekerta). Ini juga berarti orang yang terpuji, kita tahu bahwa Muhammad juga sering di panggil dengan sebutan “AHMAD” ini berarti orang yg terpuji sesuai dgn sebutannya.
Beliau juga disebutkan dalam antarbaveda Bk.20, hymn 21, V.6 ; disana disebutkan dgn istilah “AKKARU” artinya mendapatkan pujian, dia akan mengalahkan 10.000 musuh tanpa pertumpahan darah. Ini mengarah pada perang Ahzab, perang Chondak, kita tahu bahwa dlm perang ahzab ini Muhammad menang melawan 10.000 musuh tanpa pertumpahan darah (baca sejarah).
disebutkan dalam antarbaveda Bk.20, hymn 21, V.7 : “dgn istilah ABBANDU, dikatakan disana abbandu akan mengalahkan 20ribu penguasa,dan kita tahu bahwa di dlm kota mekkah terdapat 20 kepala suku dan nabi Muhammad mengalahkan 20 kepala suku. Abbandu jg berarti seorang Yatim atau org yg mendapatkan pujian, siapa lagi kl bukan Muhammad.
Disebutka juga dalam Rigveda Bk.1 hymn 53, V.9 : disana disebutkan dgn panggilan “SUSLAMA” yg lagi2 artinya artinya yaitu orang yang terpuji,.
Berikutnya dlm kitab Samaveda mantra 64: yang artinya dia tidak disusui oleh ibunya, Ibunya tdk menyusuinya dan setelah itu ia diangkat sebagai nabi, kita tahu bahwa diarab ketika anak disusui oleh ibunya diyakini akan mengalami kelemahan, Nabi Muhammad disusui oleh halimah, bukan aminah (Ibunya). Banyak sekali ramalan tentang Muhammad yg diterangkan dlm kitab weda.
Berikut ini dalam Samveda Uttararehica mantra 1500 bahwa Muhammad akan dianugerahi undng-undang abadi (Al-Qur’an). Karena Muhammad tidak berbahasa sansekerta , orang yang berbahasa sansekerta itu tidak mengerti apa itu “Ahmad”, sehingga mereka menyebutkan “A” dan “Mahdi”, sehingga diterjemahkan menjadi “ I alone” atau saya sendiri, maka akhirnya menjadi “saya sendiri yang diberi aturan” , bukan berarti “saya sendiri yang diberi aturan abadi” tapi harus dibaca “Muhammad sendiri yang diberi aturan abadi”
Disebutkan oleh Nashpropesy, Muhammad diramalkan dgn nama “KALKI AWTAR” (utusan terakhir) .
Amtim Rishi menyebutkan dalam kitab puranas mengenai kalki awtar dan kedatangannya, disebutkan dlm Baghavata purana khand12 adhyay2 shloka 18-20 : disana disebutkan dalm rumah Vishnuyash (dlm rumah kedamaian) disanalah akan lahir KALKI AWTAR, diramalkan bahwa dia akan menjadi penguasa dunia, dan dia sangat terkenal dgn sifat2nya yg baik dan menonjol. Dia akan diberi tanda-tanda , Dia akan diberi oleh malaikat kendaraan super cepat, dia akan menaiki kuda putih sambil memegang pedang, dia akan mengalahkan orang2 yg jahat dan dia akan terkenal di dunia.
Disebukan dlm Baghavata purana khand1 adhyay3 shloka 25: dikatakan dalam kalium raja akan jadi perampok dan akan ada juru selamat di rumah vishnuyash.
Banyak sekali ramalan dalam kitab suci umat hindu yang memberikan keterangan akan datangnya utusan Allah yang terakhir ( Kalki awtar)
Kalki purana Ch2 V.4 : “dalam rumah vishnuyash pemimpin “SAMBALA”akan lahir di kalki avtar”. Ini berarti ayahnya bernama vishnuyash, dan kita tahu bahwa ayah Muhammad bernama Abdullah. Vishnuyash berarti pengikut Vishnu , Vishnu dlm hindu adalah Tuhan sang pemberi rizki, jadi vishnuyash artinya pengikut Tuhan sang pemberi rizki. Sedangkan Abdullah artinya adalah Pengikut Allah, bukankah Allah yg memberi kita rizki..?? lalu apa itu SAMBALA? Sambala adalah kampung tempat dimana kalki awtar (utusan /antim rishi) itu dilahirkan, Sambala dlm sansekerta jika diterjemahkan ke dalam bahasa arab berarti “Tempat yang aman dan damai” dan kita tahu bahwa nabi Muhammad dilahirkan di kota mekkah yang terkenal dengan nama “Darul Aman” yaitu tempat aman dan damai.

Kalki purana Ch2 V.5 : ”dia akan datang beserta para sahabatnya mengalahkan orang2 jahat,”. Tidak usah di jelaskan mungkin kalian semua sudah tahu.
Kalki purana Ch2 V.7 : “dia akan di jaga oleh para malaikat di medan perang”.
Dalam perang Badr Nabi Muhammad dibantu oleh para malaikat Allah seperti tersebut dalam QS. Ali Imran (3) ayat 123 & 125 : “Jika kamu bersabar dan bertaqwa dan mereka menyerang kamu dengan seketika itu juga niscaya Allah menolong kamu dengan 5000 malaikat yang memakai tanda”. Juga QS. Al-Anfal(8) ayat 9 yang berbunyi “…. sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yg datang berturut-turut.”
Kalki purana Ch2 V.11 : “bahwa dalam rumah vishnuyash , dalam rumah “SUMMATI” Kalki avtar akan lahir” . Kita sudah tahu Vishnuyash, lalu siapa itu Summati..?? dia adalah Istri vishnuyash. Summati dalam bahasa sansekerta itu berarti “Orang yg sangat setia”, sedangkan kita tahu bahwa ibunda nabi Muhammad itu bernama AMINAH yg jg memiliki arti “orang yang setia”.
Kalki purana Ch2 V.15 : “ Dia akan lahir pada tanggal 12 bulan pertama Madhop. Dan kita tahu bahwa Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 robiul awal.

Jelas sudah semua keterangan di atas.
Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian atau penulisan, karena segala kesalahan datangnya dari kami sebagai manusia, karena hanya dari Allahlah kebenaran itu datang. Terima Kasih



Nama MUHAMMAD Dalam INJIL :


..Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil .. QS. 7:157

Memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku (nabi Isa AS), yang namanya Ahmad .. QS. 61:6

Dua ayat di atas memberikan pengertian sangat kuat bahwa akan ada seorang nabi yang akan datang sesudah kenabian Isa AS dengan nama ?Ahmad? yang tercatat dalam kitab Taurat dan Injil (Alkitab) yaitu kitab yang sekarang menjadi pegangan umat Kristiani.

Tetapi nama ?Ahmad? tidak kita temukan secara langsung dalam Alkitab yang ada sekarang ini, hal ini bisa terjadi karena memang tidak ada Alkitab yang berbahasa aslinya yaitu bahasa Ibrani atau karena sengaja disembunyikan atau karena memang ada kesalahan penulisan dan penterjemahan.


Alhamdulillah, dengan usaha keras, ulet dan teliti dari para pakar akhirnya terkuak juga letak kesalahannya yang menyebabkan hilangnya nama Ahmad dalam Alkitab yang ada sekarang ini. Sebagaimana yang kita ketahui, bahasa yang dipergunakan oleh nabi Isa AS beserta kaumnya adalah bahasa Ibrani, begitu pula firman Allah dan sabda nabi Isa AS juga dalam bahasa Ibrani. Dengan demikian nubuat-nubuat yang ada dalam Injil kalau kita kembalikan ke dalam baha-sa Ibrani, nama Ahmad akan muncul sangat nyata dengan sendirinya, begitu juga dengan Taurat, kalau kita kembalikan ke dalam bahasa aslinya, nama Ahmad juga akan muncul dengan sendirinya.


Sang HIMADA adalah AHMAD

Sebab-sebab turunnya nubuat akan kedatangan seorang nabi yang diutus bagi semua bangsa yang bernama ?Ahmad? adalah ketika bangsa Israel yang telah hancur jatuh terpuruk diijinkan kembali membangun Yerusalem dan Bait Sulaiman yang telah diratakan dengan tanah oleh bangsa Khaldea, sebagian orang berada dalam kegembiraan dan sebagaian yang lain berada dalam kesedihan yang memilukan karena teringat kembali akan keindahan Bait Agung Sulaiman.

Pada saat itulah, Allah mengutus Haggai (Menurut Alkitab Haggai adalah seorang nabi) untuk menghibur bangsa Israel yang telah terpuruk dengan menyampaikan janji Allah bahwa akan diutus seseorang yang akan mengangkat kembali bangsa Israel dari keterpurukan :

Dan aku akan menggoncangkan semua bangsa, dan HIMADA untuk semua bangsa ini akan datang; dan aku akan mengisi rumah ini dengan kemegahan, kata Tuhan pemilik rumah. Hagai 2:7

Seseorang yang diutus untuk mengangkat kembali bangsa Israel adalah Himada, bangsa Israel tentu menunggu sang Himada segera datang agar bangsanya segera bangkit dari keterpurukan. Namun sayang seribu sayang bangsa Israel tidak menafsirkan kata Himada sebagai nama riil seorang nabi yang diutus, tetapi mereka menafsirkan kata Himada sebagai kata sifat yang abstrak sesuai arti Himada dalam bahasa mereka yaitu : keinginan, hasrat, kerinduan dan pujian.

Tentu saja ketika janji Allah tersebut diterjemahkan kedalam bahasa lain, maka yang terjadi adalah kata Himada akan ikut diterjemahkan dan berubah dengan sendirinya, mari kita lihat terjemahannya ke dalam bahasa Inggris :

And I will shake all nations, and the desire of all nations shall come: and I will fill this house with glory, saith the LORD of hosts. Hagai 2:7

Lihatlah kata Himada diterjemahkan menjadi desire dalam bahasa Inggris yang artinya keinginan atau hasrat, hal ini dianggap benar oleh para penulis Injil karena mereka memahami Himada bukanlah nama orang tetapi sebagai kata benda abstrak.

Perlu diketahui terjemahan Alkitab dalam bahasa apapun, baik kedalam bahasa Arab, Indonesia, Jepang, Spanyol dan bahasa-bahasa lainnya adalah mengambil dari Alkitab yang berbahasa Inggris tersebut, sehingga tidak aneh kalau kita tidak menemukan nama Ahmad dalam Alkitab.

Mari kita lihat terjemahan Alkitab dalam bahasa Indonesia yang diterjemahkan dari Alkitab berbahasa Inggris :

Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Hagai 2:8

Lihatlah kata desire dalam bahasa inggris diterjemahkan menjadi barang yang indah-indah, dari sini saja sudah nampak distorsi dari Inggris ke Indonesia, sehingga makin tersembu-nyilah nama Ahmad dalam Alkitab. Sebagai informasi tambahan, kalau kita amati Alkitab berbahasa Inggris mencatat ayat tersebut dalam Hagai 2:7 tetapi dalam Alkitab berbahasa Indonesia tercatat dalam Hagai 2:8 tentu saja selisih satu ayat ini perlu dipertanyakan penyebabnya.

Tetapi kalau Alkitab yang berbahasa Inggris kita terjemahkan ke dalam bahasa Yahudi atau Ibrani, maka kata Himada tersebut akan muncul kembali dengan sendirinya, kurang-lebihnya seperti berikut ini :

?ve yavu himdath kol haggoyim?

Huruf th dalam kata Himdath bisa diganti menjadi hi atau bahkan dihilangkan sama sekali, sekarang mari kita analisa kata-kata dalam bahasa Yahudi, Ibrani dan Arab :

Himdath = Himdahi = Himda = bahasa Yahudi
Himada = bahasa Ibrani
Ahmad = bahasa Arab

Semua kata tersebut mempunyai kesamaan arti yaitu terpuji dan mempunyai kesamaan akar kata yaitu H-M-D, lihatlah bila kita hilangkan vokal dan kita biarkan konsonannya, maka akan menjadi :

H-M-D = dalam bahasa Yahudi
H-M-D = dalam bahasa Ibrani
H-M-D = dalam bahasa Arab

Tentu ini sebuah bukti yang tak dapat dibantah sedikitpun, dan bagi siapapun yang ahli dalam bahasa Semit tentu mempunyai kesimpulan yang sama bahwa Himada dan Ahmad adalah sama, tentu kesimpulannya adalah nama Ahmad memang ada dalam Alkitab.

paraklētos adalah AHMAD

Bangsa Israel/Yahudi melihat nabi Isa AS ternyata bukanlah nabi yang dijanjikan Allah seperti yang disampaikan oleh Haggai yang dapat mengangkat bangsa Israel/Yahudi dari keterpurukan. Oleh karena itulah Bani Israel masih terus mencari siapakah orang yang dijanjikan Allah seperti yang disampaikan Haggai ?.

Suatu ketika Yesus berpidato kepada kaumnya, memberitakan akan ada nabi lain yang akan diutus sesudah dirinya, menurut Yesus kedatangan nabi tersebut tidak akan lama lagi.

Pidato Yesus tersebut sangat dipahami oleh orang-orang Israel, namun sayang sekali mereka tidak langsung menuliskan apa yang disabdakan Yesus ketika itu, dan pidato Yesus yang berbahasa Ibrani tersebut baru dicatat enampuluh (60) tahun kemudian dan itupun dalam bahasa Yunani oleh orang yang mengaku bernama Yohanes :

?Kagō erōtaō tou patēr kai allos paraklētos didōmi humin hina meta humōn eis tou aiōn eimi? Yohanes 14:16

Kata Paraklētos mempunyai beberapa arti yaitu: mengagungkan, memuji dan penolong, dan kalau kata Paraklētos diterjemahkan ke dalam bahasa Ibrani, kata yang didapat adalah : Himada

Kalau kata Himada yang disebut oleh Yesus diartikan sebagai kata benda abstrak maka terjemahan pidato Yesus adalah seperti berikut ini :

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. Yohanes 14:16

Tetapi kalau kata Himada yang disebut Yesus diartikan sebagai sebuah nama yang konkrit maka terjemahannya adalah seperti berikut ini :

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu Himada, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. Yohanes 14:16

Maka pidato Yesus tersebut senada dengan Firman Allah SWT dalam Al-Qur?an :

Dan (ingatlah) ketika Isa putera Maryam berkata: “Hai bani Israil,?.(aku.) memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad “. QS. 61:6

Tentu hasil akhir yang kita dapatkan adalah kata Himada dalam bahasa Ibrani dan kata Ahmad dalam bahasa Arab, dan kedua kata ini adalah berasal dari akar kata yang sama yaitu H-M-D dan mempunyai arti yang sama yaitu terpuji, dan senada pula dengan makna Periklētos.

Sebagaimana penjelasan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa, apakah kata Hamida dianggap sebagai kata benda abstrak atau riil, jika kita kembalikan ke dalam bahasa Yesus yaitu Ibrani, maka nama Ahmad tidak akan mampu disembunyikan lagi.
Tetapi setelah kristen masuk ke romawi, oleh paulus kata HIMADA itu di ubah menjadi "Roh Kudus" atau "sang Penghibur" dalam (yohanes14:15-26;)(15). Jikalau kamu mengasihi Aku kamu akan menuruti perintahKu.
16). Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu SEORANG Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.
17). Yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
26). Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam namaKu, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

((" Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu SEORANG Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya." lihatlah kata SEORANG yang dijanjikan ternyata ROH KUDUS!!))
ROH = ANGIN/Abstrak dan SEORANG = PRIBADI YG TAMPAK NYATA BERWUJUD MANUSIA.
jelas bukan..??


KEAJAIBAN NAMA MUHAMMAD

Sesuatu yang sangat menarik adalah, tidak ada seorangpun yang bernama Ahmad atau Muhammad sejak nabi Adam diciptakan sampai dengan lahirnya seorang anak dari Abdullah dan Siti Aminah.

Hal ini bukanlah kebetulan yang direkayasa kalau Siti Aminah memberi nama Muhammad pada anaknya, tetapi hanya semata-mata sebagai takdir Allah Yang Maha Kuasa dan sebagai bukti ke-Agungan rencana-Nya.

Sumber :
1. Perjanjian Baru Interlinier, Yunani Indonesia Diterbitkan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI)
2. Konkordasi Perjanjian Baru – LAI
3. Menguak Misteri Muhammad ? Sahara Publishers

Lutfi as-Syaukani Menolak Islam dan Nabi Muhammad

Hari Rabu (17/2) ruang sidang MK dikejutkan dengan pernyataan saksi ahli yang dihadirkan oleh pemohon uji materi UU 1/PNPS/1965, Lutfi as-Syaukani yang menyatakan, bahwa kesalahan Lia Eden, sama dengan kesalahan Nabi Muhammad saat awal kemunculan Islam (detik.com, 17/2/2010).

Pernyataan ini, sebenarnya tidak mengejutkan, jika kita membaca naskah permohonan uji materi UU 1/PNPS/1965 yang diajukan oleh tim advokasi kebebasan beragama, selaku pemohon, sebagai berikut:

“Jika logika penyimpangan agama ini terus dilanjutkan, maka sesungguhnya masing-masing agama merupakan penyimpangan terhadap yang lainnya. Kristen tentu menyimpang dari Yahudi dalam banyak kasus, misalnya bolehnya memakan daging babi atau tidak khitanan dalam Kristen, sementara Yahudi melarang memakan babi dan mengharuskan khitanan. Islam pasti dalam penyimpangan nyata dari agama Kristen yang menganggap Yesus sebagai Tuhan, sementara Islam hanya menganggap Yesus sebagai Nabi. Jika ditunjuk ke dalam sejarah, maka semua agama sebetulnya muncul sebagai bentuk penyimpangan terhadap doktrin-doktrin agama tradisional sebelumnya.” (hal. 21)

Bagi Lutfi, dkk tentu Islam dianggap sebagai agama sempalan dari Kristen dan Yahudi. Karena Nabi Muhammad SAW. yang membawa Islam, maka dengan demikian beliau SAW. pun dianggap sebagai orang yang melakukan penyimpangan. Nah, pada titik ini, beliau SAW. dianggap sama statusnya dengan Lia Eden, yang melakukan penyimpangan terhadap ajaran Islam.

Kesimpulan seperti ini bukan saja ngawur, tetapi menunjukkan kebodohan Lutfi, dkk yang luar biasa. Kalau kita telusuri, kesimpulan ini salah sejak presmis pertama, yang dibangun berdasarkan asumsi yang salah, yang menyatakan bahwa Islam adalah agama sempalan dari Kristen dan Yahudi. Pertanyaan sederhananya, apa buktinya bahwa Islam merupakan sempalan dari Kristen dan Yahudi? Jelas tidak ada. Kalaulah pada bagian tertentu ada persamaan, tetapi Islam tetaplah Islam; Kristen tetap Kristen dan Yahudi juga tetap Yahudi. Menyamakan ketiganya, karena sama-sama agama samawi juga tidak tepat. Karena secara faktual, ketiganya juga berbeda.

Selain itu, baik Kristen maupun Yahudi, sebagaimana sabda Nabi, diturunkan untuk kaum tertentu, bukan untuk seluruh umat manusia. Ini jelas berbeda dengan Islam, yang merupakan risalah universal. Karena itu, masing-masing mempunyai syariah yang berbeda satu sama lain. Satu-satunya persamaan di antara ketiganya, sebelum Yahudi dan Kristen diselewengkan, adalah pada doktrin monoteistiknya, dimana baik Islam, Kristen dan Yahudi, pada awalnya hanya mengakui bahwa hanya ada satu tuhan yang berhak disembah, yaitu Allah SWT. Inilah yang ditegaskan oleh al-Qur’an:

Katakanlah: “Hai ahli Kitab, Marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara Kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah”. (Q.s. Ali ‘Imran [03]: 64)

Melalui ayat ini, bisa dibuktikan, bahwa sesungguhnya Kristen dan Yahudi memang telah diselewengkan. Penyelewengan yang paling fatal adalah pada doktrin monoteistiknya, karena itu terhadap mereka al-Qur’an menyatakan Kafir: Pertama, terhadap orang Kristen yang dengan tegas menyatakan Nabi Isa –’alaihissalam—adalah Allah (Q.s. 5: 17); dan mereka yang menyatakan Allah adalah tiga dalam satu (trinitas) (Q.s. 5: 73). Juga menyatakan Kafir terhadap orang Yahudi yang menyatakan Uzair adalah anak Allah (Q.s. 9: 30). Dengan demikian, Yahudi dan Kristen jelas sama-sama telah diselewengkan.

Justru dalam konteks seperti inilah, Islam diturunkan oleh Allah kepada umat manusia, termasuk di dalamnya orang Kristen dan Yahudi. Di situlah, esensi seruan Allah dalam surat Ali ‘Imran: 64 di atas, yaitu seruan untuk mengajak mereka kembali ke pangkal jalan, dengan hanya menyembah kepada Allah, tidak menyekutukan-Nya dengan apapun, termasuk tidak menjadikan rahib dan pendeta sebagai tuhan-tuhan selain Allah. Seruan ini dipertegas di dalam nas al-Qur’an yang lain:

“Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka.” (Q.s. al-Baqarah [02]: 62)

Dengan tegas nas ini menyatakan, bahwa orang Mukmin (Islam), Yahudi, Kristen dan Shabiah, jika mereka beriman kepada Allah, Hari Kiamat dan beramal shaleh, yaitu dengan melaksanakan syariat Islam, atau dengan kata lain menjadi pemeluk Islam, maka mereka berhak mendapatkan pahala di sisi tuhan mereka. Dengan demikian, Islam adalah agama yang berbeda, bukan sempalan Kristen atau Yahudi, yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad untuk seluruh umat manusia. Islam diturunkan justru untuk meluruskan penyimpangan yang dilakukan oleh para penganut Kristen dan Yahudi. Bukan dibalik, bahwa Nabi Muhammad dengan Islamnyalah yang menyimpang dari agama sebelumnya, yaitu Kristen dan Yahudi. Karena itu, tuduhan ini hanyalah ilusi Lutfi, dkk. Tuduhan ini juga tidak bisa dibuktikan, baik secara historis, normatif maupun empiris.

Lalu, dari mana logikanya Nabi Muhammad dengan Islam disamakan dengan Lia Eden dengan ajaran Salamullah-nya?

Pertama, Lia Eden, awalnya pemeluk Islam, kemudian menodai ajaran Islam, dengan sekte Salamullah-nya. Sementara Nabi Muhammad, sebelumnya bukan pemeluk Kristen atau Yahudi; beliau juga bukan membuat sekte baru, tetapi mendapatkan risalah baru, yang berbeda sama sekali dengan Kristen dan Yahudi, sebelumnya. Karena itu, beliau diyakini oleh umat Islam sebagai Nabi dan Rasul.

Kedua, Lia Eden, dengan sekte dan ajaran Salamullah-nya jelas untuk merusak Islam, bukan meluruskan Islam yang telah diselewengkan. Sementara Nabi Muhammad, dengan risalah Islam-nya diutus, di antaranya, untuk meluruskan penyelewengan yang dilakukan oleh kaum Kristen dan Yahudi. Bukan sebaliknya. Karena itu, pandangan Lutfi, dkk ini justru menunjukkan, bahwa mereka tidak meyakini Islam dan risalah Nabi Muhammad. Wallahu a’lam. (KH Hafidz Abdurrahman) eramuslim.

POLIGAMI

Ibrahim memiliki 2istri yaitu Sarah dan Hajar, Sarah memiliki keturunan yaitu Ishak yg bakal jadi cikal bakal kaum bani israil, sampai kemudian dari keturunannya dipercaya oleh Allah untuk mengemban tugas meluruskan ajaran Allah dengan memberikan kitab Zabur kepada Daud, Taurat kepada Musa, dan Injil kepada Isa. akan tetapi dari ke3 kitab tersebut akhirnya berhasil diselewengkan ajarannya dan di samarkan aturan atau kaidah2 yang di wahyukan oleh Allah, alhasil Allah menurunkan Al quran sebagai penyempurna kitab2 sebelumnya, tetapi kali ini Allah tidak mengambil RosulNya dr keturunan bani israil melainkan dari keturunan bani Ismail Anak dari Ibrahim dari istri ke2nya Hajar. Akan tetapi sebagian kaum tidak mengakui Muhammad Rosul karena keturunan dari bani ismail yang notabenenya bukan dari kalangan orang terhormat, dan dimata mereka derajat Hajar lebih rendah dibandingkan Sarah, akan tetapi tidak begitu di mata Allah, Lihatlah betapa mulinya ajaran AL QURAN..
Jadi jelas bahwa Ibrahim bapak segala bangsa pun berpoligami, akan tetapi jika sesuatu perbuatan itu tidak menyalahi aturan Allah dan tidak ada yang saling dirugikan itu sah2 saja selama ia bertanggung jawab dan tidak kawin cerai atau sex diluar nikah (perzinahan), perlu diketahui juga bahwa nabi daud dan nabi musa pun berpoligami. Mungkin karena zaman dulu banyak bayi laki2 lahir yang dibunuh, bagaimana dgn zaman sekarang..???
pikir sendir gan....!! hhe


PENYEMBAH BERHALA

Mereka yang sirik selalu beranggapan bahwa islam penyembah berhala yg disebut ka'bah, yaitu ketika umat muslim beribadah sholat harus menghadap kiblat, akan tetapi dalam konteksnya jelas beda antara ka'bah dan berhala, Umat islam beribadah kepada Allah dan ka'bah sebagai kiblatnya sesuai apa yg diperintahkan Allah seperti halnya ibadah haji, dan Ka'bah bukanlah bauatan muhammad, akan tetapi buatan Ibrahim,,, sedangkan PATUNG adalah BERHALA yg dipertuhankan. Nabi Muhammad memberikan pesan kepada umat muslim "berhati-hatilah kamu ketika mendekati batu itu (Hajar Aswad), karena disitu godaan syetan sangatlah besar". abu bakar sidik pernah berkata " Sesungguhnya batu hajar aswad itu tdk ada manfaatnya sama sekali, jikalau Muhammad tdk menciumnya, maka akupun tidak", ini berarti beliau hanya menjalankan sunnah. Batu hajar aswad di datangkan langsung dari surga sebagai tanda bagi umat manusia, dahulunya berwarna putih susu, kemudian menjadi hitam kemerah-merahan karena dosa manusia, batu hajar aswad memiliki radiasi tak terhingga sampai ke luar angkasa, di yakini bahwa radiasi batu ini menghubungkan dengan tempat dmn batu itu berasal yaitu surga. ada bongkahannya di museum inggris, setelah di teliti ternyata memang unsur dari batu ini tdk ada di dalam sistem tata surya kita, bahkan batu ini bisa mengambang di atas air.

16 comments:

  1. bogus sekali postinagannya,semoga bermanfaat bagi kita semua

    ReplyDelete
  2. lakum di nukum waliyadim itu yg baik karena semua ajaran agama adalah baik.tak ada agama yg keliru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak ada yang keliru ?
      Berarti anda tidak memahami agama anda.

      Delete
    2. semua agama benar

      tapi

      demi tuhan

      Islam yang paling benar

      Delete
    3. Agama yang benar itu satu yaitu agama yg berasal dari Tuhan... Lalu manusia mengakal2nya.. dari situlah mulai adanya kesesatan, penyesatan.. tidak mungkin Musa mengajarkan agama yg salah, tdk mungkin Isa mengajarkan agama yg salah, tdk mungkin nabi Muhammad SAW mengajarkan agama yg salah... tp kenapa ketiganya berbeda karena manusianya yg salah... yahudi pecah, kristen pecah dan Islam pecah.. itu adalah wujud2 kesesatan manusia, bukan salah nabinya...

      Delete
  3. iya betul, jika kehidupan manusia ga ada yg ngatur gmn..??? gmn kl suatu negara tanpa hukum dan undang2??? undang2 untuk seluruh manusia Al Quran... thx udah mampir gan.. Tumbz

    ReplyDelete
  4. Mencari kebenaran yg bersumber dari keyakinan, sampai 1000 maulid juga pasti tidak akan pernah ketemu. Yang pasti ada adalah kalah atau menang (bukan kebenaran). kalah / menang bersumber dari siapa yg paling banyak (mayoritas/minoritas).

    Yang paling pasti, agama (Spiritual) adalah kebutuhan dasar manusia seperti juga seni (art) hanya arah & tujuan dari eksistensinya yang berbeda.

    Agama jelas tujuannya adalah membangun, memelihara budaya baik (terpuji)bagi umat manusia yg dapat menjamin kelestarian / kelangsungan hidup dalam adab yang baik.

    Yang paling pasti jangan membuat kerusakan dibumi, jangan mengganggu sesama (kebutuhan azasi). Kalau agama membuat pemeluknya menjadi agresif, repressif, agitator sehingga mengganggu orang lain, pastilah salah dalam beragama.

    Islampun, kalau berbicara kelemahan ya ada juga kelemahannya disamping ada jutaan kebenarannya. Bagaimana mungkin anda menghina / menghujat keyakinan orang lain sedangkan anda sendiri percaya karena keyakinan anda. Apa berfikir mau adu kuat soal keyakinan? kalau adu kuat soal kebenaran ya seperti di atas ga bakalan ketemu.

    Perhatikan kutipan sederhana ini "Jika cinta sudah melekat, kotoran ayam juga dikira coklat" demikian sebaliknya.

    So... klo anda sdh cinta maka smua akan anda pertaruhkan kadang diluar nalar sehat anda.

    KEEP PEACE.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. bagi saya tetap aja kotoran ayam...ga mungkin jadi coklat...

      Delete
    2. Tidak mungkin menjadikan semua orang dalam satu keyakinan, itu memang dijelaskan sedetail-detailnya dalam Islam,

      Tapi Ketahuilah

      jika anda termasuk orang yang berakal, berfikir dan mempergunakan akal dan fikiran anda,

      tidak mungkin tidak ada kebenaran mutlak didunia ini,
      aku telah mempelajari dan memahami semua agama, tapi aku sudah menemukan satu kebenaran mutlak

      yaitu

      Allah adalah tuhan yang ESA yg menciptakan bumi, planet2, dan seluruh alam semesta ini.

      Delete
  5. woouuu, itu menurut anda dan pakar golongan anda,, dan tdk akan sama dgn pendapat penganut WEDA dan INJIl, npa anda harus melakukan pembenaran kitab anda dgn kitab org lain, bila anda sdh meyakini kitab BANI ARAB, ya jalan kan sajalah. Dan hormati penganut kitab lain bila berbeda dgn anda.Karena bagai mana pun weda dan injil tdk akan sama dgn apa yg anda maksud.

    ReplyDelete
    Replies
    1. New Delhi, India

      Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu buku terakhirnya berjudul “KALKY AUTAR” (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru diterbitkan memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu.

      Sang professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw, karena menurutnya, sebenarnya Muhammad Rasulullah saw adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual.

      Prof. WAID BARKASH (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada delapan pendeta besar kaum Hindu dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. Semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri “KALKY AUTAR” sama persis dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Rasulullah Saw.

      Dalam ajaran Hindu disebutkan mengenai ciri KALKY AUTAR diantaranya, bahwa dia akan dilahirkan di jazirah, bapaknya bernama SYANUYIHKAT dan ibunya bernama SUMANEB. Dalam bahasa sansekerta kata SYANUYIHKAT adalah paduan dua kata yaitu SYANU artinya ALLAH sedangkan YAHKAT artinya anak laki atau hamba yang dalam bahasa Arab disebut ABDUN.

      Dengan demikian kata SYANUYIHKAT artinya “ABDULLAH”. Demikian juga kata SUMANEB yang dalam bahasa sansekerta artinya AMANA atau AMAAN yang terjemahan bahasa Arabnya “AMINAH”. Sementara semua orang tahu bahwa nama bapak Rasulullah Saw adalah ABDULLAH dan nama ibunya AMINAH.

      Dalam kitab Wedha juga disebutkan bahwa Tuhan akan mengirim utusan-Nya kedalam sebuah goa untuk mengajarkan KALKY AUTAR (Petunjuk Yang Maha Agung). Cerita yang disebut dalam kitab Wedha ini mengingatkan akan kejadian di Gua Hira saat Rasulullah didatangi malaikat Jibril untuk mengajarkan kepadanya wahyu tentang Islam.

      Bukti lain yang dikemukakan oleh Prof Barkash bahwa kitab Wedha juga menceritakan bahwa Tuhan akan memberikan Kalky Autar seekor kuda yang larinya sangat cepat yang membawa kalky Autar mengelilingi tujuh lapis langit. Ini merupakan isyarat langsung kejadian Isra’ Mi’raj dimana Rasullah mengendarai Buroq.[]

      silahkan dicari bukunya.. buka dari pakar kami saja...

      Delete
  6. 1. Sejauh mana anda membaca dan mempelajari alquran???
    2. apakah anda sudah menguasai alquran seutuhnya???
    3. apakah anda sudah mencari tahu dari mana alquran itu???
    4. apakah anda sudah mengamalkan betul setiap pesan dalam alquran???
    5. Apakah anda tahu tentang siapa itu Nabi Muhammad seutuhnya dan sedetail-detailnya dari kelahirannya, tempat tinggalnya dan perjalanan hidupnya???

    tak ada orang yang 100% pun dapat mempelajari dan mengerti arti sebenarnya dari pesan dalam Kitab Suci !!! jadi bila anda belum punya HAK...! bila anda mengaku sudah bisa dan paham pesan dalam ayat-ayat dari Kitab Suci... mungkin anda sudah melampaui para Nabi....!
    Kasihanilah MEREKA (Para Suci) yang telah berjuang untuk menunjukkan jalan keTUHAN-an, sejak ribuan Tahun sebelum adanya kita yg terlahir di dunia ini.
    Apalagi Anda membawa-bawa Nama Nabi Muhammad dalam artikel ini, dimana kebanarannya anda tidak dapat pastikan dan buktikan seutuhnya. Mungkin, diatas sana Sang Nabi menyaksikan dengan bersedih..
    Ayat Alquran saja anda belum lafal betul bukan??? apalagi mengamalkannya dengan benar...
    Anda sudah berani membandingkan Kitab Suci Agama lain yang sudah pasti anda tidak tahu makna dan arti sesungguhnya dari setiap ayat yang ada di Kitab Suci Agama lain itu.... (Sang Nabi pun tidak akan melakukan hal ini)
    Marilah kita konsentrasikan perhatian kita pada alam ini, jangan lagi membanding-bandingkan tentang Agama, karena tidak mungkin TUHAN-ku dan TUHAN-mu berbeda. alam ini sedang menangis...
    disetiap Agama pasti mengajarkan untuk mencintai alam bukan???

    sebelumnya maaf panjang lebar...!
    bila anda masih mengotori lingkungan dan belum bisa menjaga keharmonisan lingkungan, anda juga belum punya HAK untuk berbicara tentang AGAMA maupun Kitab Sucinya....

    TERIMA KASIH....

    ReplyDelete
  7. Wah hebat sekali nabi muhamad sdh ada dlm ramalan kitab weda dan injil,....jika penulis mengetahui isi tentang upanisad maupun bhagawadgitha tentunya penulis akan berpikir 2 x untuk memposting kebenaran ini,..masalahnya antara ajaran hindu sangat bertolak belakang dng islam....hindu ke utara dan islam ke selatan. Agama tertua di muka bumi ini adalah ajaran sanatan dharma yg di bawa oleh bangsa arya,..sedangkan nama hindu sendiri diambil karena perkembangan yg unik di lembah sungai hindus sehingga dinamakan hindu,...weda berarti pengetahuan...weda sdh ada sejak alam semesta ini diciptakan, tidak ada nabi atau resi yg menulis weda, karena weda adalah pengetahuan, dan weda sendiri tuhan yg mengajarkan kepada manusia. Sebelum jaman musa dimesir, weda sdh mengajarkan ahimsa,...tidak menyakiti.,,,....bagaimana mungkin agama2 yg muncul malah mengajarkan kebencian dan permusuhan, bukankan agama itu mengajarkan kebaikan kepada semua ciptaan tuhan.????.? Musuh utama manusia adalah sifat egoisme sehingga mengaburkan pengetahuan yg ada dlm pikiran.,,..hindu dan budha sdh mengajarkan ini,....tetapi agama2 langit islam maupun kristen selalu menyalahkan kesalahan diluar dirinya,...inilah sifat egoisme yg harus dikendalikan melalui introfeksi ke dalam diri melalui meditasi. Apakah islam mengajarkan in??? Islam hanya mengajarkan kemenangan melawan org2 kafir dan murtad.! Simbol bulan sabit tidak lain adalah lambang tuhan hindu yaitu on namah siwa....coba penulis perhatikan dewa hindu dlm bentuk siwa,...di atas kepala beliau terdapat simbol bulan sabit yg menandakan bahwa beliau adalah penguasa kegelapan/kehancuran/pralaya..........semoga penulis akan lebih arif dan bijaksana apabila telah banyak membaca berbagai macam kitab2 agama dunia. Bukan malah sebaliknya, mencari-cari kebenaran al quran di dalam kitab weda, karena weda dan al quran sangat bertolak belakang,....sikap egoisme inilah yg membuat org tidak merasa bahagia, karena pikirannya selalu terombang ambil oleh nafsu akan kebenaran palsu.

    ReplyDelete
  8. Semua diarahkan ke Nama Muhamad, itu namanya gila.. kalau memang Muhamad ada di kitab Weda, maka tertulislah dengan jelas disana namanya Muhamad..

    kenyataannya yang anda ungkap diatas kan hanya menghubung-hubungkan kata.

    kalau memang muhamad pembawa agama kebenaran, dia tidak akan mengajarkan membunuh orang, dia tidak akan mengawini gadis 9 tahun (apapun alasannya). dan dia tidak akan melahirkan orang-orang terdoktrin seperti anda

    ReplyDelete
  9. Ciri khas seorang nabi adalah menceritakan nubuatan tentang masa depan, pertanyaannya adalah apakah Muhammad nabi yang setia? Apa saja nubuatan tentang masa depan yang dia sampaikan?

    Silahkan baca QS 5:92, 73:10-12, 15:36-38, 32:5
    Jelas bahwa Muhammad menubuatkan bahwa ALLAH akan bertindak pada waktunya nanti di masa depan dan kewajibannya Hanyalah menyampaikan saja, kata "tangguhkan" dapat dipahami "tunggulah barang sebentar" namun permasalahannya adalah "sebentar bagi ALLAH, maka lama bagi manusia, 1 hari bagi ALLAH maka 1000 tahun bagi manusia" terbukti sudah 1400 tahun lebih berlalu sejak Muhammad menubuatkan namun "Hari Pembalasan dan Berbangkit" yang di kenal luas dng istilah Kiamat belum tiba. Tetapi nampaknya Muhammad tidak sabar dan tidak setia kepada perintah ALLAH sehubungan untuk bersabar karena banyak orang yang menuntut janji kepadanya (QS 22:47, 21:37,38)

    akibatnya di tahun 623M (1 hijrah) Muhammad melanggar kewajiban seorang rasul yang hanya memberitakan menjadi pelaku pembalasan dengan dilakukan peperangan selama 9 tahun lamanya dan terbukti walau memiliki kemenangan namun tetap orang fasik belum binasa saat itu bahkan sampai sekarang.
    karena Muhammad tidak memiliki "api yang menyala-nyala" yang hanya dimiliki oleh ALLAH dan membuktikan peperangan itu murni karena ketidaksabaran Muhammad dan tidak ada Berita Acara Perkara di Quran tentang semua peperangan yang Muhammad lakukan jika dibandingkan Peperangan yang Musa lakukan ada semua BAP nya di ALkitab untuk bisa diperiksa apakah dari ALLAH atau peperangan manusia.

    Terbukti Muhammad mungkin bisa disebut nabi karena banyak di Quran menceritakan tentang maksud tujuan ALLAH namun bukan nabi yang setia.

    ReplyDelete
  10. Apakah Muhammad nabi yang terakhir seperti yang tertulis di QS 33:40? maka perlu dikaji lebih jauh lagi karena tidak semua ayat di Quran benar misalnya silahkan bandingkan ayat berikut

    QS 2:256, Tidak ada paksaan untuk agama; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
    QS 9:5, Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.

    Kedua ayat tersebut sangat bertentangan bukan? satu ayat memberikan kebebasan memilih namun satu ayat memaksakan kehendak dengan tindakan kekerasan.

    Tentu kita lebih yakin bahwa QS 2:256 yang benar dari ALLAH karena terbukti sampai hari ini semua orang baik dan jahat sama-sama menikmati udara dan sinar matahari yang sama. Sampai waktu yang sudah ditentukan di masa depan nanti saat ALLAH sendiri yang bertindak.

    maka QS 33:40 juga belum tentu dari ALLAH.

    ReplyDelete